Home / Cerita Humor / Homo Menyatakan Cinta

Homo Menyatakan Cinta

Homo tinggal di apartemen

Di suatu blok apartemen di kawasan Jakarta Selatan, ada seorang pria yang homo seksual bernama Rudi. Pada suatu hari, kamar sebelah Rudi tiba-tiba dibeli dan langsung ditinggali oleh seorang pria yang tampan sekali. Melihat tetangganya yang begitu tampan, Rudi pun jatuh cinta kepada tetangganya tersebut dan berkata dalam hati: “Waduh, tampan sekali tuh laki, aku jadi pengen nih.”

Pada keesokan harinya, Rudi selalu menguntiti tetangganya yang tampan dan dia pun semakin jatuh cinta terhadap tetangganya. Akan tetapi, Rudi bingung bagaimana untuk menyatakan cinta kepada tetangganya. Hari demi hari, Rudi mengetahui bahwa pria tampan yang tinggal disebelahnya adalah seorang dokter. Setelah mengetahui, Rudi pun mulai merencanakan untuk mencoba menggoda tetangganya yang tampan.

Baca juga: Dracula Gembel

Aksi homo malam pertama

Pada saat malam tiba, Rudi mencoba untuk mengunjungi tetangganya dan mengetok pintu kamar apartemennya. Si dokter pun membuka pintu dan bertanya: “Halo, apa yang bisa saya bantu?”
Rudi: “Halo dokter, nama saya Rudi dan saya yang tinggal disebelah kamar dokter.”
Dokter: “Oh begitu, kalau begitu silahkan ma…”

Secara mendadak, Rudi pun memotong pembicaraan si dokter dan bertanya: “Sebentar dok, saya tiap malam kenapa susah untuk tidur yah? Kadang-kadang juga saya merasa sedikit pusing. Mohon untuk coba diperiksa yah dok.”

Dokter: “Kalau begitu, saya coba periksa sebentar. Coba buka mulutnya.”
Rudi: “Bajunya dibuka saja yah, biar dokter enak periksanya.”
Dokter: “Tidak perlu, saya cukup periksa dari luar saja.”
Pada akhirnya, si dokter hanya memberikan beberapa vitamin ke Rudi untuk menghilangkan rasa pusingnya. Rudi pun merasa kecewa karena dokter tidak begitu menanggapi keinginan Rudi.

Baca juga: Umur Bibir Atas dan Bibir Bawah

Aksi homo malam kedua

Pada hari selanjutnya, si Rudi kembali menemui si dokter dan bertanya: “Dok. Kenapa tambah parah yah rasa pusing saya. Saya malah hampir tidak tidur semalaman loh.”
Dokter: “Wah, kalau tambah parah begitu izinkan saya periksa lebih lanjut. Coba kamu naik ke ranjang dan saya periksa.”

Mendengar perintah dokter yang sepertinya memberi lampu hijau, Rudi pun langsung memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya. Langsung saja si Rudi buka baju dan naik ke ranjang dengan gembira. Dokter mencoba untuk memeriksa Rudi secara singkat, akan tetapi Rudi meminta untuk diperiksa lebih lama lagi dan meminta: “Dok, coba dokter periksa bagian bawah badan saya. Kalau bisa tolong disuntik yah.”

Dokter pun membalas: “Oh tidak, tidak perlu disuntik. Saya coba untuk menambah dosis vitamin dan obat tidurnya saja yah.” Kembali merasa kecewa, Rudi pun merencanakan cara terakhirnya untuk menggoda si dokter.

Baca juga: Kakek Banyak Selingkuh

Aksi homo malam terakhir

Pada malam selanjutnya, Rudi kembali lagi untuk menemui si dokter dan berkata ke si dokter: “Dok. Saya ingin berkata jujur ke dokter. Sebenarnya saya ada wasir (penyakit pada lubang pantat).”
Dokter: “Oh, kalau begitu coba kamu sekarang ke ranjang dan buka celana kamu terus nungging yah.”

Mendengar perkataan dokter seperti itu, Rudi pun kegirangan dan langsung saja dia naik ke atas ranjang sambil menahan sakit saat membuka celananya. Si dokter pun datang dengan membawa sebuah senter dan memakai sarung tangan untuk memeriksa lubang pantat si Rudi.

Ditengah memeriksa lubang pantat si Rudi, dokter menemukan benda aneh berada di dalam lubang pantat si Rudi.
Dokter: “Waduh, ada apa itu di dalam pantat kamu? Kok ada merah-merah, panjang dan berduri begitu? Menjijikkan sekali.”
Rudi : “Oh yah dok, tolong untuk dikeluarkan yah.”
Dokter: “Baiklah, saya coba tarik yah. Kalau misalkan sakit bilang saja.”
Rudi :”Aduh, enak dok. Eh, sakit deh.”

Setelah sekian menit berjuang mengeluarkan benda asing yang berada di lubang pantat Rudi, akhirnya benda asing yang berada di lubang pantat Rudi pun keluar. Ternyata benda asing tersebut adalah setangkai bunga mawar merah.
Dokter: “Apaan nih? Kok bisa ada setangkai bunga mawar di lubang pantat kamu?”
Alex: “Oh, iya itu bunga mawar merah buat dokter.”
Dokter: “APA?! @#[email protected]#[email protected]#[email protected]$!!!”

Ingin pantau terus TempatKetawa.com?
Buruan klik lik dibawah ini untuk subscribe!
Subscribe!

Comments

comments

Komentar Anda yang Lucu

Read more:
Dokter Gigi dan Pasiennya

Dokter Gigi dan Pasiennya Ada seorang pasien pria datang ke sebuah dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan perawatan giginya. Pada saat...

Close